Sungguh sangat kasihan nasib gadis kecil yang benama "Putri Nur Fauziah" yang beralamat di Kalideres.
Pemberitaan paling populer di media televisi saat ini.
Sungguh sangat kejam pembunuhnya. Gadis sekecil itu dibunuh dan setelah dibunuh dibungkus dengan menggunakan kardus.
Apa saja hukuman yang pantas buat pembunuhnya ini?
Ternyata pembunuhnya nanti dikenai pasal berlapis tentang pembunuhan juga tentang pelindungan anak.
Yakni pasal 76 C, 76 D, junto 80, 81, ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Di sini, aku ikut berbela sungkawa buat adikku "Putri Nur Fauziah", semoga segera masuk surga dan yang membunuh segera tertangkap.
Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan
Minggu, 04 Oktober 2015
Jumat, 11 Maret 2011
Kabar Duka
Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un....
Telah meninggal dunia Pak Lik Junaidi, Pak Lik nya Lusi yang selama aku kecil telah merawat Lusi, pada hari Kamis kemarin jam 18.05 tanggal 10 Maret 2011 di rumah duka daerah Sidarjo.
Pak Lik Lusi mengalami kecelakaan lalu lintas di Porong Jawa Timur pada bulan Juli 2010 lalu dan terluka parah sampai kakinya harus diamputasi karena ada infeksi di daerah paha sebelah kanan.
Belum lagi adanya luka yang ada di daerah dada sebelah kiri yang telah mengalami pembengkakan....Lusi takut sekali.
Mohon ampun Pak Lik...Lusi belum bisa membalas Budi Baik Pak Lik selama ini.
Lusi bersyukur memiliki Pak Lik yang sangat-sangat baik dan tiada membedakan antara anak kandung dan anak pungut, Lusi kehilanganmu Pak Lik....
Malam ini Lusi tiada bisa pejamkan mata walau sedikit, masih saja ada bayangan Paman di mata Lusi sampai saat ini.
Dengan ditemani Mbak Rizka yang merupakan anak kandung Pak Lik, Lusi menulis kabar tak menyenangkan ini di blog.
Tak Lupa ucapan terima kasih to Mas Tomo yang telah ikut berziarah mengantar jenazah Pak Lik sampai larut malam kemarin. Jarak rumah dia ke rumah Lusi hanya 4 km saja.
Sekali lagi terima kasih kami ucapkan untuk semua atas do'a dan dukungan yang diberikan selama ini.
Semoga amalan Beliau diterima di sisi Alloh...
Dan yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan.
Cobaan Yang Berat Boeat Lusi...
Air mata tiada terbendung lagi....
Telah meninggal dunia Pak Lik Junaidi, Pak Lik nya Lusi yang selama aku kecil telah merawat Lusi, pada hari Kamis kemarin jam 18.05 tanggal 10 Maret 2011 di rumah duka daerah Sidarjo.
Pak Lik Lusi mengalami kecelakaan lalu lintas di Porong Jawa Timur pada bulan Juli 2010 lalu dan terluka parah sampai kakinya harus diamputasi karena ada infeksi di daerah paha sebelah kanan.
Belum lagi adanya luka yang ada di daerah dada sebelah kiri yang telah mengalami pembengkakan....Lusi takut sekali.
Mohon ampun Pak Lik...Lusi belum bisa membalas Budi Baik Pak Lik selama ini.
Lusi bersyukur memiliki Pak Lik yang sangat-sangat baik dan tiada membedakan antara anak kandung dan anak pungut, Lusi kehilanganmu Pak Lik....
Malam ini Lusi tiada bisa pejamkan mata walau sedikit, masih saja ada bayangan Paman di mata Lusi sampai saat ini.
Dengan ditemani Mbak Rizka yang merupakan anak kandung Pak Lik, Lusi menulis kabar tak menyenangkan ini di blog.
Tak Lupa ucapan terima kasih to Mas Tomo yang telah ikut berziarah mengantar jenazah Pak Lik sampai larut malam kemarin. Jarak rumah dia ke rumah Lusi hanya 4 km saja.
Sekali lagi terima kasih kami ucapkan untuk semua atas do'a dan dukungan yang diberikan selama ini.
Semoga amalan Beliau diterima di sisi Alloh...
Dan yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan.
Cobaan Yang Berat Boeat Lusi...
Air mata tiada terbendung lagi....
Rabu, 02 Februari 2011
Enyahkan Pikiran Buruk
Enyahkan pikiran dan tabiat buruk sekarang juga.
Saat pikiran datang, misalnya, "Saya tak bisa mengerjakan ini."
Cobalah analisa dari mana datangnya.
Jika perasaan negatif makin membabi buta, tanyakan diri sendiri apakah hal itu memang benar.
Mengetahui kondisi diri sendiri adalah hal pertama yang harus kita lakukan.
Enyahkan pikiran buruk, dalam kondisi ini memang rentan dengan stres dan hilang rasa percaya diri.
Hal ini memang sangat manusiawi, tapi segeralah bangun dan meneruskan langkah.
Teruskan Langkahmu Lusi....jangan menyerah...
(Boeat Lusi Pribadi yang hampir putus Skul...tak da biaya lagi...)
Berilah Lusi Semangat...
SEMANGAT...
Saat pikiran datang, misalnya, "Saya tak bisa mengerjakan ini."
Cobalah analisa dari mana datangnya.
Jika perasaan negatif makin membabi buta, tanyakan diri sendiri apakah hal itu memang benar.
Mengetahui kondisi diri sendiri adalah hal pertama yang harus kita lakukan.
Enyahkan pikiran buruk, dalam kondisi ini memang rentan dengan stres dan hilang rasa percaya diri.
Hal ini memang sangat manusiawi, tapi segeralah bangun dan meneruskan langkah.
Teruskan Langkahmu Lusi....jangan menyerah...
(Boeat Lusi Pribadi yang hampir putus Skul...tak da biaya lagi...)
Berilah Lusi Semangat...
SEMANGAT...
Jumat, 24 September 2010
Buku Pelajaran Mahal
Buku pelajaran di sekolahq yang berada di daerah Sidoarjo terasa mahal.
Semua buku harus dibeli melalui sekolahq itu.
Sedangkan kondisi di tempat lain di sekolah lain jha ada yang bisa dibeli di toko-toko buku.
Tak taulah kapan Lusi bs memiliki semua buku pelajaran yang ada di sekolahq.
Lusi dan Bu Lik nare sudah mintak keringanan harga buku.
Namun sampai saat ini tiada kabar baik yang di dapat.
Akankah selamanya pendidikan mahal terutama buku inti yang harusnya dimiliki tiap siswa.
Lusi harap tahun demi tahun pendidikan kian murah dan murah, kacian wat siswa yang minim dana tuk belajar.
Moga jha akan murah dan murah dan murah yar pintar generasi mudanya negeri ini.
Amin.
Amin.
Amin.
Semua buku harus dibeli melalui sekolahq itu.
Sedangkan kondisi di tempat lain di sekolah lain jha ada yang bisa dibeli di toko-toko buku.
Tak taulah kapan Lusi bs memiliki semua buku pelajaran yang ada di sekolahq.
Lusi dan Bu Lik nare sudah mintak keringanan harga buku.
Namun sampai saat ini tiada kabar baik yang di dapat.
Akankah selamanya pendidikan mahal terutama buku inti yang harusnya dimiliki tiap siswa.
Lusi harap tahun demi tahun pendidikan kian murah dan murah, kacian wat siswa yang minim dana tuk belajar.
Moga jha akan murah dan murah dan murah yar pintar generasi mudanya negeri ini.
Amin.
Amin.
Amin.
Rabu, 25 Agustus 2010
Persoalan Hidup

Ibu Dian Nitami Cantik Sekali . . .
Lama tidak membuka Blog sederhana ini, Salaammm..
Masalah terbesar dalam hidup kita adalah ketika kita tidakberhasil memperbaiki diri dan tidakbisa mendekat kepada Alloh Yang Maha Penolong bagi hamba-hambanya.
Kita menjadi risau dan rasa bersyukur menjadi berkurang.
Bukankah bersyukur adalah hal yang terlalu nikmat bagi kita semua agar selalu dekat dengan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Meluruskan Niat
Inilah yang sulit untuk Lusi lakukan karena berbagai cobaan telah menderaku, air mata tiap hari tiada terasa keluar dari mataku.
Betapa susahnya untuk menjadi Insan biasa layaknya gadis lain seusiaku ini.
Toh begitu Lusi syukuri nikmat yang telah di berikan Tuhan ini sampai aku dapat melanjutkan pendidikan di salah satu SMU Sidoarjo Jawa Timur.
Tak pelak lagi hanya do'a, ikhtiar dan bersyukur atas nikmat yang diberikan.
Tidak bisa aku tuliskan nikmatNYa disini saking banyak nikmat yang diberikan.
Demi menghargai perjuangan dan kasih sayang yang telah diberikan Pak lik Lusi yang sudah menginjak usia 50 tahun ini, Happy Birthday Pak Lik ya....Lusi hampir lupa mengucapkannya.
Lusi menyayangi seluruh keluarga Pak lik, Bu Lik, Mas Dicky,adik Irma dan adik Yanto.
Semua Lusi sayangi.
Semoga Alloh membalas kebaikan kalian selama ini kepada Lusi.
Hanya terima kasih yang bisa Lusi ucapkan melalui Blognya Lusi ini ya.
Entah Kapan Lusi bisa membalasnya ya.
Eh iya Lusihari ini juga membuat kado untuk Pak Lik SaYanK Lusi Untukmu...
Dari hasil jerih payah Lusi kok Pak Lik dari jualan gorengan sebulan ini.
MaKacih Juga Lusi Ucapin wat Kaaq Tomo yang rela memberi bimbingan selama ini kepada Lusi mengenai beberapa hal tentang NgeBlog.
MaKaciih....
Sabtu, 31 Juli 2010
Kuatkan Langkahmu
Tiada terasa sudah sepekan meninggalkan dunia online karena dunia pendidikan harus segera aku tuntaskan dengan baik.
Dunia online menurut Lusi baek juga untuk mencari ilmu.
Tiada terasa pula sudah 8 tahun orang tua Lusi meninggalkan dunia ini karena kecelakaan lalu lintas di daerah Gempol.
Anak semata wayangnya ini hanya bisa mengenang, mengenang dan mengenang.
Hati terasa teriris, air mata tiada terasa mengalir kala menulis blog ini, teringat wajah dan belaian mereka kepadaq.
Lalu lintas yang kejam....
Tapi tahun berlalu Lusi bisa menerima kenyataan yang membuat hati Lusi sedih ini.
Bersyukur Lusi sudah mendapatkan ganti orang tua, yaitu Pak Lik yang tak lain merupakan adik dari Ibu kandung Lusi.
Ucapan terima kasih Lusi ucapkan kepada Pak Lik dan Bu Lik yang tiada membedakan Lusi diantara anak kandungnya yang lain.
Mereka juga sangat menyayangi aku layaknya anak kandung.
Terima kasih..
Terima kasih..
Terima kasih..
Dunia online menurut Lusi baek juga untuk mencari ilmu.
Tiada terasa pula sudah 8 tahun orang tua Lusi meninggalkan dunia ini karena kecelakaan lalu lintas di daerah Gempol.
Anak semata wayangnya ini hanya bisa mengenang, mengenang dan mengenang.
Hati terasa teriris, air mata tiada terasa mengalir kala menulis blog ini, teringat wajah dan belaian mereka kepadaq.
Lalu lintas yang kejam....
Tapi tahun berlalu Lusi bisa menerima kenyataan yang membuat hati Lusi sedih ini.
Bersyukur Lusi sudah mendapatkan ganti orang tua, yaitu Pak Lik yang tak lain merupakan adik dari Ibu kandung Lusi.
Ucapan terima kasih Lusi ucapkan kepada Pak Lik dan Bu Lik yang tiada membedakan Lusi diantara anak kandungnya yang lain.
Mereka juga sangat menyayangi aku layaknya anak kandung.
Terima kasih..
Terima kasih..
Terima kasih..
Minggu, 25 Juli 2010
Sabar Menanti
Sabar...
Hanya itulah kata yang q ucapkan selama hampir 2 jam menanti kedatangannya.
Setelah 2 jam menanti cowok yang telah setahun ini menjadi kekasihq akhirnya muncul juga tepat di hadapanq persis pukul 8.10 malam.
Karena kesabaranq menanti, sabar dan yaqin kalo ia akan datang menemuiq di rumah di malam minggu tadi malam.
Sabar kunci utama tuk mendapatkan hasil yang di idamkan walaupun terkadang aral masih tetap saja melintang di tiap jalan.
Alhamdulillah dan sekaligus q ucapkan banyak terima kasih kepada semua karib Lusi yang turut mendoakan kesembuhan untuk Pak Lik.
Pak lik sekarang sudah bisa berdiri lagi tanpa penopang tubuh.
Syukurq tiada kira sampai menetes air mata ini, melihat kenyataan bahwa pak lik sudah bisa berdiri kembali.
Jangan pernah tinggal q sendiri pak lik, hanya pak lik saja keluargaq atoe-atoenya yang q miliki.
Terima kasih boewat semoeanya..
Hanya itulah kata yang q ucapkan selama hampir 2 jam menanti kedatangannya.
Setelah 2 jam menanti cowok yang telah setahun ini menjadi kekasihq akhirnya muncul juga tepat di hadapanq persis pukul 8.10 malam.
Karena kesabaranq menanti, sabar dan yaqin kalo ia akan datang menemuiq di rumah di malam minggu tadi malam.
Sabar kunci utama tuk mendapatkan hasil yang di idamkan walaupun terkadang aral masih tetap saja melintang di tiap jalan.
Alhamdulillah dan sekaligus q ucapkan banyak terima kasih kepada semua karib Lusi yang turut mendoakan kesembuhan untuk Pak Lik.
Pak lik sekarang sudah bisa berdiri lagi tanpa penopang tubuh.
Syukurq tiada kira sampai menetes air mata ini, melihat kenyataan bahwa pak lik sudah bisa berdiri kembali.
Jangan pernah tinggal q sendiri pak lik, hanya pak lik saja keluargaq atoe-atoenya yang q miliki.
Terima kasih boewat semoeanya..