Sabtu, 31 Juli 2010

Kuatkan Langkahmu

Tiada terasa sudah sepekan meninggalkan dunia online karena dunia pendidikan harus segera aku tuntaskan dengan baik.
Dunia online menurut Lusi baek juga untuk mencari ilmu.

Tiada terasa pula sudah 8 tahun orang tua Lusi meninggalkan dunia ini karena kecelakaan lalu lintas di daerah Gempol.
Anak semata wayangnya ini hanya bisa mengenang, mengenang dan mengenang.
Hati terasa teriris, air mata tiada terasa mengalir kala menulis blog ini, teringat wajah dan belaian mereka kepadaq.

Lalu lintas yang kejam....
Tapi tahun berlalu Lusi bisa menerima kenyataan yang membuat hati Lusi sedih ini.
Bersyukur Lusi sudah mendapatkan ganti orang tua, yaitu Pak Lik yang tak lain merupakan adik dari Ibu kandung Lusi.

Ucapan terima kasih Lusi ucapkan kepada Pak Lik dan Bu Lik yang tiada membedakan Lusi diantara anak kandungnya yang lain.
Mereka juga sangat menyayangi aku layaknya anak kandung.
Terima kasih..
Terima kasih..
Terima kasih..

30 komentar:

oempak mengatakan...

sungguh beruntungnya Lusi dapetin kasih sayang seperti yang diberikan Pak dan Bu Liek, dan saya salut sama perjuangan Lusi, smangat trus ya.. :)

'Ne mengatakan...

halo Lusi..
semangat yak, sekolah yang bener biar kelak bisa mandiri dan membalas budi..
salut sama kamu tetap tegar meski tanpa ayah dan ibu..
You go girl! :-)

Antokcupu mengatakan...

iya disyukurin ajah kasih sayang yang diberikan pada lusi
smngat

darahbiroe mengatakan...

tetep smangat
gak smua orang sebruntung lusi
ayooo smngatytt

penghuni60 mengatakan...

salam knl lusi...

Science Box mengatakan...

Lusi emang beruntung...
tp lbh bruntung lg karna lusi udh masuk ke dlm kluarga besar blogger sejagat raya...
kita smua saudara kan...?
:)

joe mengatakan...

semoga Lusi tabah menjalani hidup ini,kan sudah ada pengganti orang tuanya, meski sebenarnya orang tua kita tidak akan pernah tergantikan

live goes on..

Aby Umy mengatakan...

jangan cuma mengenang mengenang dan mengenang lus, jangan lupa juga berdoa untuk mereka di sana
semoga mereka diterima di sisiNYA
amin

tomo mengatakan...

Wah hebat bisa sekuat dan setabah itu gan.
Sabar ya
Tengkyu kunjungannya

Pembalap Wanita Pertama mengatakan...

Selain Pak Lik dan Buk Lik yang sayang ma kamu, kami juga sayang sama Lusi.. Tetaplah Tersenyum Lusi.. ;)

etam grecek mengatakan...

tetap semangat ya lusi....
jadilah orang yg kuat dan tegar....
jng lupa sllu mendoakan beliau....

Vivieck mengatakan...

saya salut sama lusi...sikap tabah mu patut di contoh...
salam kenal sob...
izin tuker follownya ya...

Pakies SM mengatakan...

>datang menjalin tali silaturrahim persahabatan
>semoga menjadi insan yang tegar menghadapi hidup ini. dan banyak memberikan inspirasi orang lain

tomo mengatakan...

Selalu tegar ya gan
hidup memang penuh cobaan

ariefborneo mengatakan...

Ane angkat 2jempol buat lusi yg tabah n tegar menjalani hidup..tetap semangat kita smua keluarga besar blogger

WONG SIKAMPUH mengatakan...

Moga kamu tetap tabah mengarungi kehidupan tanpa perhatian ortu

Jabon mengatakan...

tetep semangat yach??

cahsiji mengatakan...

semua pasti ada hikmahnya...
ikhlas dan bersyukur adalah hal yang terbaik

Jabon mengatakan...

segala sesuatu adalah milik-NYA dan akan kembali pada-NYA

om rame mengatakan...

semoga amaL ibadah ayahnya Mbak Lusi diterima dan mendapatkan keLapangan kubur, serta mendapat tempat terbaik disisi-NYA.
bersyukur Mbak, teLah memiLiki Pak Lik yang penuh kasih sayang daLam merawat Mbak Lusi seLama ini. semoga kebaikan-kebaikan beLiau terbaLas dengan baik.
saLam sukses untuk aktifitas pendidikannya, semoga mendapat apa yang diharapkan tanpa mengaLami kendaLa berarti.
seLamat berakhir pekan yah Mbak, saLam hangat.

kurniawan.q mengatakan...

kujungan perdana
terimakasih artikelnya

Suparyanto mengatakan...

Semangat...tunjukan pada orang tua "yang berada disana", kalao kamu bisa dibanggakan..

attayaya mengatakan...

kuatkan langkahmu
selalulah berdoa untuk orantuanya
dan untuk mendapatkan lindungan dari-NYA

TUKANG CoLoNG mengatakan...

Dunia pendidikan? sekolah maksudnya..?

Muza elbanaf mengatakan...

Maaf telat ya Lus, lagi sibuk juga nh.
Aku turut berduka jg semoga Amal ibadah beliau diterima dan mendapat tempat terindah juga di sisiNya. Amin

Ortu aku juga dulunya Yatim piatu malah dari kecil (belum 1 tahun) tapi beliau tetap tegar dan semangat sampai akhirnya beliau berhasil juga.

Tetap semangat. Allah Bless you...

Bunglon Blog Indonesia mengatakan...

begitulah allah menyayangi umatnya...disyukuri ya mbak dengan segala kasih sayang yg dimiliki saat ini, semua ada hikmahnya
Sukses Slalu!

Pakies SM mengatakan...

Sugeng enjing Ning Lusi, datang lagi nih ngucapkan met aktivitas n happy blogging

Lulus Sutopo mengatakan...

Main kesini Mbak Lusi
Nice post

fb mengatakan...

Nabi Muhammad SAW juga ditinggal orang tuanya waktu kecil tapi Allah sangat sayang kepada Nabi Muhammad SAW. Semoga Allah juga sayang ke Lusi.

EYANG RESI 313 mengatakan...

Turut berduka cita. Semoga setiap amal ibadahnya diterima di sisi-Nya. Dan yang di tinggalakan diberikan kekuatan.

Posting Komentar